Pages

Subscribe:

.

21 April 2014

Mempercepat koneksi (dedicated) dengan tunnel SSH

Hari ini saya sedang gembira sekali. kenapa? ya, karena saya baru saja berhasil men-Troubleshoot salah satu kendala utama yang membuat warnet saya tidak bekerja secara optimal. yup, koneksi. K-O-N-E-K-S-I. sesuatu yang amat penting bagi otaku otaku dunia maya.
ceritanya begini, saya sudah lama menggunakan jasa salah satu ISP (yang sampai saat ini masih saya pakai) untuk warnet saya. kebetulan saya mengambil paket dedicated, dimana dengan biaya (normalnya) sekitar satu juta-an, saya mendapat kecepatan 512 kbps untuk speed internasional (IX) dan 3 mbps untuk lokal (IIX), dedicated. tapi seiring dengan penggunaan jasa ISP tersebut, rasa di rasa service yang diberikan semakin hari semakin aneh (payah-red), di mulai dari youtube yang tadinya cepat jadi lambaatttttt sekali (konsonan dan vokal terakhir sengaja saya buat banyak, karena memang lambatnya bukan main), gmail, google, juga ikut melambat. akhirnya saya coba cari tahu kenapa ini bisa terjadi. saya coba tanya pada bagian NOC soal ini, mereka hanya bilang “maaf mas, kalo untuk percepat youtube harus upgrade teknologinya lagi.” saya bingung arti dari “upgrade” disini apa, jadi ya saya agak sedikit percaya dan kecewa karena tidak ada upaya dari pihak ISP untuk memperbaiki kesalahan kesalahan yang terjadi.
sampai ketika beberapa waktu lalu, terjadi disconnect yang panjang, mungkin sekitar 2-3 hari, warnet saya pun akhirnya terpaksa tutup. ibu saya pun marah marah, semuanya pun dimarahin, dari mulai saya, CS dari ISP, orang NOC, karyawan saya, oke, cukup. ibu saya mungkin memang hobinya ngomel :p
kemudian akhirnya kami meminta dari pihak ISP mengadakan maintenance pada sisi client. mungkin saja yang error dari mikrotik atau radio p2p. dan benar saja, ternyata menurut petugas lapangannya memang terjadi kesalahan di tunneling IP (kalo tidak salah) pada sisi client (router) setelah memang terjadinya kesalahan di jaringan backbone di pusat.
sebelum petugas pulang orang tua saya me-wanti-wanti karyawan saya untuk menanyakan beberapa masalah yang memang jadi kendala di warnet kami. dan dari sini saya cukup tahu, kesalahan sepertinya terletak pada bandwith. mereka (mungkin) tidak punya entah itu biaya atau mungkin benar teknologi penyokong untuk dapat bandwith internasional yang memadai untuk browsing.
dari sini, eh mungkin beberapa hari sebelumnya saya sudah memutar otak bagaimana supaya kecepatan internet warnet saya kembali yahudd. saya lihat bandwith lokal (IIX) saya 3 mbps-an sudah sangat cukup untuk akses up-down-load. tapi untuk IX ? kacawww. iseng iseng saya coba berspekulasi, kalo saya koneksikan jaringan IIX saya dengan server negara tetangga yang dekat, mungkin akan merubah fungsi dari speed IIX saya menjadi IX. salah satu caranya adalah dengan mem-ping beberapa server di negeri tetangga, yaitu malaysia, singapore, dan filipina. kenapa saya bisa berspekulasi sedemikian rupa? karena saya pernah bertanya pada teman saya di filipina, katanya dia bayar bulanannya sekitar 300-500 ribuan (saya lupa) tetapi bisa mendapat bandwith sekitar 3mbps dedicated, bukan dynamic.
dan ternyata benar lagi (hehehe intuisi saya kuat soal teknologi yah :p), ada satu server yang menerima jaringan IIX saya, yaitu di singapore, data center telin. telin itu sendiri adalah telkom indonesia internasional. jadi, untuk beberapa data center di singapore itu ternyata punya jaringan langsung (direct) menuju ke indonesia. pantes ngacir….
oke, hipotesis saya kalo sampai bisa tunnel via server sana kecepatan IIX saya akan berfungsi juga sebagai kecepatan internasional. semacam proxy gitu lah ya. apa itu proxy? saya nggak mau bahas proxy, cari saja sendiri di google, jangan malas :p
saya mencoba mencari beberapa VPS murah meriah tetapi untuk server2 di data center telin paket paketnya cukup tinggi, harganya diatas 15$ semua, amsyong dah segitu mah.
alhasil saya menemukan satu VPS yang cukup ideal dari spec maupun harganya. dan akhirnya saya berhasil men-tunnel jaringan saya ke server sana dan spekulasi saya benar, speed internasional saya menjadi 3 mbps-an. cihuyyy
oke sekarang saya akan jelaskan cara memperbaiki koneksi dengan tunneling.
Pemilihan Server
 untuk server yang akan di jadikan sebagai tunnel, perlu diadakan pengecekan server tersebut apakah terhubung oleh jaringan langsung. ciri cirinya adalah ketika kita koneksikan, kecepatan sama dengan ketika kita ping server lokal (detik, kaskus, indowebster, dll). untuk mengukur kecepatannya bisa dengan mem-ping ip server tersebut. biasanya pihak penyedia VPS memberikan IP untuk ping test agar calon pembeli dapat mengetahui latency antara jaringannya dengan server, atau bisa juga pihak penyedia server memberikan link download test file untuk mengetahui kecepatan download. ini jauh lebih akurat ketimbang dengan ping. perlu di ingat, bahwa mempercepat koneksi disini adalah hanya merubah kecepatan IIX (yang biasanya lebih jauh cepat dari IX) agar juga berfungsi sebagai IX.
pada kasus ini saya menggunakan windows xp, jaringan dedicated 512kbps int’l dan 3 mbps lokal, ratio 1:1.
untuk aplikasi ssh server biasanya sudah terpasang secara default karena ssh merupakan tools ter-enteng dan termurah untuk bisa terkoneksi dengan vps vps dengan memori kecil. pada kasus ini saya menggunakan server ram 256 mb / 512 mb. dengan 1 Ip public dan OS Ubuntu 10.04 (untuk pemula sebaiknya menggunakan ubuntu agar mempermudah pada instalasi baik itu dependencies atau pun software – software yang di butuhkan)
SSH Client
untuk applikasi SSH ada beberapa pilihan, yaitu bitvise, putty, atau mungkin bisa juga dengan openssh linux dengan menggunakan cygwin pada windows. tetapi untuk kali ini, saya akan menggunakan bitvise sebagai ssh client saya.
anda bisa mendownload bitvise pada situs resminya disini.  pilih yang ssh client.
setelah itu install ssh clientnya pada komputer anda.  centang persyaratannya, kemudian klik install install
kemudian setelah berhasil menginstall kira kira penampakan launching pertama seperti ini
usage1
isi bagian host dengan IP dari server yang telah kita siapkan sebelumnya, untuk port gunakan yang default saja, 22. untuk username karena asumsinya server yang kita siapkan tadi khusus di gunakan untuk ssh tunnel, maka gunakan saja akun root.
usage2
pada tab option, hilangkan centang pada kolom open terminal dan open sftp agar terminal dan ftp tidak diperlukan muncul setiap kali konek ke server.
usage3
pada kolom service, centang fungsi SOCKS5 menjadi enable, Kemudian isi kolom listen interface dengan ip default localhost, yaitu 127.0.0.1
kemudian isi kolom Listen Port dengan port yang diinginkan untuk di gunakan sebagai proxy, saya pribadi biasanya menggunakan port 8080 dimana defaultnya 1080.
usage4
pada kolom SSH centang pilihan zlib pada bagian compression. ini agar koneksi yang digunakan di minimalisir sehingga irit kuota. kemudian klik tombol Login
usage5
akan muncul notifikasi tentang pembuatan host key baru, klik accept dan save. saat ini anda sudah berhasil membuat tunnel ssh yang terhubung dengan server anda di jauh sana :D
kemudian minimize/close ssh clientnya, tetapi jangan klik exit karena itu akan mematikan service ssh yang saat ini sedang berjalan. cukup klik close atau minimize pada pojok kanan atas.
kemudian selanjutnya setting applikasi anda agar terhubung dengan tunnel yang barusan di buat. saya akan buatkan contoh pada mozilla firefox. buka firefox, buka menu Tools–>Option–>Advance–>Network–>Settings.
usage6
centang manual proxy, isi kolom HostSOCKS Dengan Ip localhost, yaitu 127.0.0.1 dengan port yang sebelumnya telah di atur pada ssh client, pada kasus ini 8080. hapus kolom no proxy for. klik OK.
apabila langkah langkah diatas dilakukan dengan benar, harusnya ssh tunnel telah berjalan dengan baik. cara sebelumnya juga berlaku untuk applikasi socket lainnya, walaupun ada beberapa applikasi yang tidak ditemukan kolom setting proxynya, sehingga membutuhkan applikasi pihak ketiga seperti proxifier .
sebagai tambahan, walaupun judul artikel ini mempercepat koneksi dedicated, bukan berarti pasti tidak berhasil pada dynamic. apabila anda pengguna Ip dynamic (modem GSM, router ADSL) sebaiknya juga mencoba trik yang saya di atas. karena intinya bukan masalah dedicated / dynamic, tapi soal routing, IX atau IIX. cepat atau tidak.
Selama mencoba

0 komentar:

Posting Komentar