Pages

Subscribe:

.

22 Maret 2013

Koneksi Internet Kurang Stabil? Di ‘Ping’ aja


Oleh | Sep. 22, 2009 | Internet, Tips Trik Koneksi Internet
Buat temen-temen yang menggunakan koneksi internet dengan modem ponsel, modem usb, atau modem lainnya pasti tidak jarang mengalami koneksi yang ‘mandeg’ atau idle (koneksi masih nyambung tapi saat mau browsing tidak ada respon dari web yang dituju), apalagi kalo kita tidak melakukan aktivitas apapun dalam beberapa waktu tertentu.
Jika sudah seperti ini, solusi paling mudah adalah mematikan koneksi (disconnect) dan melakukan koneksi ulang (redial), baru kita bisa lancar lagi browsingnya, tapi tentunya ini tidak efektif, karena kita bakal sering melakukan redial jika kita berhadapan dengan koneksi yang tidak stabil atau kita sering membiarkan koneksi internet berjalan tanpa melakukan aktivitas apapun (biasanya ditandai dengan ikon koneksi jaringan di system tray yang tidak aktif kedua-duanya atau hanya aktif salah satu saja).
Berikut ada sebuah trik internet sederhana yang bisa membantu menyelesaikan atau minimal mengurangi permasalahan tersebut di atas. Trik yang saya maksud di sini adalah kita melakukan Ping ke server tertentu sehingga koneksi tetap berjalan walaupun kita tidak melakukan aktivitas internet (download atau upload) apapun.
Ping sendiri adalah singkatan dari Packet Internet Groper, yang merupakan aplikasi untuk menguji konektivitas pada sebuah jaringan dengan cara mengirimkan paket data ke server yang dituju, dari data yang dikirimkan tersebut dilihat berapa paket yang dikirimkan kembali sebagai respons dari server yang dituju, berapa paket yang hilang (lost). Semakin kecil data lost berarti koneksi semakin baik.
Fungsi Ping ini, selain untuk menguji konektivitas, juga bisa dimanfaatkan untuk mempertahankan koneksi internet bisa berjalan lebih stabil. Mengingat cara kerja Ping yang mengirimkan data dan menunggu data kembali ini menjadikan proses koneksi internet tetap berjalan meskipun kita sendiri tidak melakukan  aktivitas apapun (bisa dilihat perbandingannya pada ikon koneksi jaringan di system tray yang terus aktif).
Untuk menjalankan fungsi Ping ini sebenarnya cukup mudah, kita bisa melakukan dengan membuka Command prompt melalui Start kemudian pilih Run. Ketikkan cmd kemudian pilih Ok.
Selanjutnya pada panel Command prompt kita ketikkan perintah ping, yaitu:
ping www.nama web.com (data akan dikirimkan 3 kali saja, setelah itu muncul hasil tes)
Dari gambar di atas dapat dilihat bahwa paket data yang dikirimkan (Sent) 3, dan kembali (Received) 2, berarti ada data hilang (Lost) 3.
Tetapi jika kita ingin melakukan tes terus menerus, maka perintah ping-nya ditambah –t:
ping www.nama web.com –t
Nama web disini sebenarnya bebas bisa alamat web apa saja, tapi disarankan untuk memilih web yang mempunyai server stabil (sebagai contoh yahoo), atau bisa juga server lain yang kebetulan sedang kita akses (sebagai contoh kita sedang membuka Facebook, maka yang kita ping adalah www.facebook.com –t).
Untuk mengakhiri perintah ping ini kita bisa menekan CTRL + C (tekan tombol Ctrl dan huruf C)
Seperti telah saya sampaikan di atas, kita bisa melihat perbandingan antara kita melakukan Ping atau tidak pada ikon koneksi yang ada di System tray (pojok kanan bawah monitor), jika kita lakukan Ping maka kedua gambar ikon komputer tersebut akan terus menyala, sebaliknya jika kita tidak melakukan Ping, maka gambar ikon komputer tersebut akan mati keduanya atau hanya menyala salah satu bergantian.
Dengan melakukan Ping ini, diharapkan koneksi internet kita bisa berjalan relatif lebih stabil dibandingkan sebelumnya. Fungsi Ping ini juga diterapkan pada software Internet Speed Booster.
Demikian informasi singkat ini semoga bermanfaat.

19 Maret 2013

Mudahkan Nikah Sederhanakan Mahar


Membincang masalah pemuda dan pernikahan di era metropolitan, hampir bisa dipastikan kita akan memasuki dua kutub bahasan antagonis. Kenapa demikian? Sebab biasanya pemuda selalu diidentikkan dengan potensi muda yang sangat dinamis. Yang gelora semangat mereka - khususnya dalam hasrat seksual - amat menggebu-gebu.

Membiarkan potensi seksual yang menggebu-gebu dalam waktu lama, sudah barang tentu sangat berbahaya. Karena itu anjuran Islam agar para pemuda jangan terlalu lama hidup melajang, merupakan alasan sangat logis. Dengan kata lain, mempercepat pernikahan bagi para pemuda yang telah sanggup menikah, sangat dianjurkan Islam. Nabi SAW dalam salah satu wasiatnya berpesan; "Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian telah sanggup menanggung beban pernikahan, menikahlah. Jika belum sanggup berpuasalah. Karena dengan berpuasa itu dia akan mendapat perlindungan (dari perbuatan dosa)."

Selain itu ada kaidah masyhur yang dikenal dalam wacana Islam, intinya berpesan, kita dilarang melakukan sesuatu dengan cara tergesa-gesa. Karena tergesa-gesa adalah perbuatan setan. Namun ada beberapa hal yang justru diperintahkan Islam harus digesa pelaksanaannya, antara lain; membayar hutang, mengubur jenazah, dan menikah.

Sepatutnya memang, pernikahan harus dipercepat, dipermudah dan tentu seyogyanya tidak dikesankan menjadi beban berat bagi para calon yang akan melaksanakannya. Karena dampak negatif terlalu lamanya hidup membujang, sudah amat sering kita baca dan lihat di media-media massa, atau bahkan kita pernah langsung menyaksikannya. Apalagi di zaman kebebasan media-media massa menjajakan aurat wanita pada para khalayak.

Tapi antara idealita dan realita, kenyataannya hampir selalu tidak berbanding lurus. Fakta yang ada di masyarakat kita, pernikahan terkesan menjadi barang mewah. Banyak syarat dan tuntutannya. Bahkan, entah lucu atau mengenaskan, ada kasus seorang pemuda yang berprofesi sebagai guru TPA dan sangat ingin menikah. Tapi hasratnya terbentur oleh keinginan orangtuanya. Orangtua si pemuda melarang anaknya menikah, sebelum anaknya mempunyai rumah dan kendaraan.

Pasaran tarif pernikahan di masyarakat kita saat ini, harus diakui memang masih tinggi. Sebuah keluarga yang memiliki anak-gadis berwajah "8" (maksudnya diberi nilai 8 dalam soal wajah--pen), plus berpendidikan lumayan, pasti tak sudi disunting seorang pria yang tak memiliki materi yang bisa dibanggakan (seperti rumah, kendaraan, pangkat, jabatan, dan sebagainya).

Jika patokannya sudah materi, maka biaya pernikahan jangan ditanya. Angka 10 juta rupiah, mungkin bukan apa-apa. Karena bisa jadi budget pernikahan untuk ukuran metropolitan seperti Jakarta, bisa mencapai angka ratusan juta rupiah. Wajar saja bila hotel-hotel dan balai-balai pertemuan yang pasang tarif tinggi untuk sewa acara resepsi pernikahan, tak pernah sepi dipakai orang. Betapapun Indonesia saat ini, diisukan sedang dilanda krisis ekonomi parah.

Jika para pemuda dan pemudi saat ini lebih banyak memilih hidup melajang sambil berpacaran lebih lama, mungkin salah satu dampak dari paradigma pernikahan ala metropolis itu. Karena itu ada baiknya kita berupaya mengembalikan masalah yang satu ini secara proporsional, yakni kembali pada tuntunan Islam.

Rasulullah SAW dalam salah hadits beliau berpesan; "Wanita yang paling agung barokahnya, adalah wanita yang paling ringan maharnya." (HR Ahmad, Al-Hakim, Al-Baihaqi, dengan sanad sahih).

Dalam hadist lainnya, Rasulullah SAW bersabda; "Seorang wanita yang penuh barokah dan mendapat anugerah Allah 'Azza wa Jalla, adalah yang maharnya murah, mudah menikahinya, dan akhlaqnya baik. Namun sebaliknya, wanita yang celaka adalah yang mahal maharnya, sulit menikahinya, dan buruk perangainya."

Pesan Nabi SAW di atas, secara tegas mengarahkan para orangtua untuk tidak mempersulit proses pernikahan putra-putrinya. Islam bahkan mengarahkan para keluarga yang memiliki anak wanita, jika dilamar seorang pria sholeh, hendaklah segera diterima. Karena menolak lamaran pria sholeh, dikhawatirkan akan menimbulkan fitnah di masyarakat.

Fitnah di sini tentunya bisa bermacam-macam, bisa jadi akan muncul tatanan keluarga yang rapuh, yang berdampak pada perceraian, perselingkuhan, anak-anak broken-home, kenakalan remaja, dan sebagainya. Semua ini sangat dimungkinkan terjadi, lantaran masyarakat kian meremehkan nilai-nilai taqwa sebagai barometer proses pernikahan.

Sebaliknya pada kalangan pria, Islam juga mengarahkan agar mereka memilih wanita sholihat jika dihadapkan pada beberapa opsi dalam memilih calon pasangan hidup. Sabda Nabi SAW; "Wanita itu dinikahi karena empat hal; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah wanita yang baik agamanya, niscaya engkau akan mendapat keberuntungan."

Singkatnya, murahkan mahar, murahkan juga beban biaya untuk walimah (resepsi) atas mempelai laki-laki. Mudahkan nikah. Semoga kita memperoleh syafa'at Rasulullah SAW lantaran kita memurahkan mahar dan memudahkan pernikahan anak-anak kita.

"Jangan mempermahal nilai maskawin. Sesungguhnya kalau laki-laki itu mulia di dunia dan taqwa di sisi Allah, maka Rasulullah sendiri yang akan menjadi wali pernikahannya." (HR Ash-habus Sunan). (sultoni)


sumber : eramuslim.com

17 Maret 2013

Mahar Mahal Nikah Batal? No Way!

Sejak awal Allah 'Azza wa Jalla mencanangkan syariat pernikahan, tujuan paling mendasarnya adalah agar manusia menutup rapat-rapat pintu perzinahan. Dengan kata lain Islam sangat mengapresiasi program percepatan nikah bagi para pemuda. Karena hanya dengan jalur pernikahan saja basis bangunan keluarga menjadi kokoh.

Bila seorang telah menikah, kata Nabi SAW, maka ia telah melaksanakan separuh dari diennya.

Wajar bila slogan "permudah pernikahan tutup rapat-rapat pintu perzinahan" menjadi wacana Islam paling awal untuk membangun masyarakat yang sehat. Karena hanya dari kumpulan keluarga sehat, lahir masyarakat yang kuat (lahir dan batin). Selanjutnya dari masyarakat yang kuat, akan tumbuh dan berkembang peradaban manusia yang mulia.

Islam menjelaskan tentang makna strategis pernikahan. "Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karuniaNya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. Dan orang-orang yang tidak mampu menikah, hendaklah menjaga kesucian dirinya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya. (Q.S 24 : 32-33)

Dalam hadistnya Rasulullah SAW berpesan; "Wahai para pemuda, jika di antara kalian telah mampu menikah, menikahlah. Maka jika belum sanggup, berpuasalah. Karena dengan puasa itu akan menjagamu dari dosa."

Perintah menahan diri bagi yang belum sanggup menikah, memang sangat mungkin berjalan efektif dalam suasana yang kondusif. Artinya atmosfer di mana para pemuda berkiprah, nilai-nilai etika dan moral masih dijunjung tinggi. Al Qur'an sendiri, di satu sisi memerintahkan pada laki-laki dan wanita untuk menundukkan pandangannya dari melihat hal-hal yang dapat merangsang birahi. Tapi di sisi lain, Al Qur'an juga memerintahkan kaum wanita menutup rapat-rapat auratnya. Perintah menundukkan pandangan yang diikuti pengkondisian atmosfer pergaulan dari perilaku bejat, memang jadi klop.

Berbanding terbalik dengan seruan Islam, celakanya atmosfer kehidupan saat ini justru direkayasa untuk menyeru manusia melakukan perzinahan. Sehingga peluang orang untuk menahan pandangannya kian tertutup. Justru sebaliknya, berbagai perilaku, jargon, dan tontonan, dengan vulgarnya sengaja diciptakan untuk memancing-mancing birahi manusia. Apabila terjadi, suatu masyarakat lebih suka berzinah ketimbang menikah, maka tunggulah kehancuran masyarakat tersebut.

Karena itu, jalan paling mungkin saat ini untuk menyelamatkan masyarakat dari kehancuran moral, semua orang yang sadar harus berupaya memudahkan pernikahan. Dimulai dari para keluarga, tanpa menggantungkan diri pada pemerintah. Bila tarif adminstrasi pernikahan yang ditetapkan oknum pemerintah masih tinggi, setidaknya para keluarga tidak usah ikut-ikutan pasang tarif tinggi. Tinggalkanlah cara-cara adat jika hanya membebani pihak-pihak yang akan melangsungkan pernikahan. Ringankanlah mahar. Dukung dan permudahlah pernikahan anak-anak kita.

Soal menyederhanakan mahar, Rasulullah berpesan; "Janganlah mempermahal mahar. Sesungguhnya kalau laki-laki itu mulia di dunia dan taqwa di sisi Allah, maka Rasulullah sendiri yang akan menjadi wali pernikahannya." (HR Ash-habus Sunan).

Kepada mereka yang masih memasang tarif tinggi soal mahar, Asy-Syaikh Dr. Yusuf Qardhawi menguraikan secara panjang lebar masalah itu, dan menutupnya dengan kalimat; "Kepada segenap kaum Muslimin saya berseru; kita diharamkan merintangi pernikahan dengan cara demikian itu."

Ingat juga peringatan Abdul Hamid Kisyik, seorang ulama Mesir yang memiliki pena tajam. Beliau berkata; "Jika mahar dibuat mahal, akhirnya menyebabkan kerusakan dan keresahan di muka bumi, hal itu tidak lagi mendatangkan maslahat bagi umat. Karena itu, wanita yang paling kecil dan sedikit maharnya justru memiliki keagungan dan mendapat kebarokahan yang amat besar."

Semua pihak pasti memiliki kepentingan dengan keluarga yang sehat dan kokoh. Baik individu, masyarakat, negara, bangsa, dan bahkan seluruh penduduk dunia. Karena itu, permudahlah pernikahan dan tutup rapat-rapat pintu perzinahan. Wallahu a'lamu bish showwab. (sulthoni)


sumber : eramuslim.com

16 Maret 2013

Cara Hidup Islam

Sesungguhnya ada bagi Allah satu malaikat yang diberikan kepadanya kuasa mendengar ucapan hamba-hamba Allah semuanya, maka tidak ada seseorang pun yang mengucapkan sesuatu selawat kepadaku melainkan Malaikat itu menyampaikan kepadaku. ( H.R Ammaar bin Yasir )

Cara Hidup Islam

Akan datang kepada manusia tahun-tahun yang penuh dengan penipuan. Seorang pembohong akan dibenarkan, dan orang jujur akan didustakan. Di sana seorang pengkhianat akan diberikan amanah, dan orang yang amanah dianggap pengkhianat, lalu Ruwaibidhah pun berbicara”. Para sahabat bertanya: “Siapakah Ruwaibidhah ya Rasulullah?”, “Dialah orang lekeh (tidak ada ilmu) yang berbicara tentang urusan umat.” (Sahih Ibn Majah)

14 Maret 2013

Masih Mahal..


Daftar harga BB maret 2013

Tipe
Harga Baru
Harga Second
BlackBerry Bold 9000
-
Rp. 1,310,000,-
BlackBerry Bold 9650
-
Rp. 1,410,000,-
BlackBerry Bold 9700
-
Rp. 1,810,000,-
BlackBerry Bold 9780
Rp. 3,200,000,-
Rp. 2,410,000,-
BlackBerry Bold 9790
Rp. 4,110,000,-
Rp. 3,510,000,-
BlackBerry Bold Touch 9930
Rp. 4,610,000,-
Rp. 3,910,000,-
BlackBerry Dakota Bold Touch 9900
Rp. 5,310,000,-
Rp. 4,460,000,-
BlackBerry Curve 8300
-
Rp. 1,250,000,-
BlackBerry Curve 8310
-
Rp. 690,000,-
BlackBerry Curve 8320
-
Rp. 810,000,-
BlackBerry Curve 8520
Rp. 1,500,000,-
Rp. 850,000,-
BlackBerry Curve 8530
Rp. 1,050,000,-
Rp. 750,000,-
BlackBerry Curve 8900
-
Rp. 1,210,000,-
BlackBerry Curve 9220 www.duniakita.info
Rp. 1,860,000,-
Rp. 1,510,000,-
BlackBerry Curve 3G 9300
Rp. 2,100,000,-
Rp. 1,400,000,-
BlackBerry Curve 9320
Rp. 2,510,000,-
Rp. 2,110,000,-
BlackBerry Curve 9360 Apollo
Rp. 3,010,000,-
Rp. 2,460,000,-
BlackBerry Curve 9380
Rp. 2,820,000,-
Rp. 2,310,000,-
BlackBerry 7130c
-
Rp. 310,000,-
BlackBerry 7130g
-
Rp. 380,000,-
BlackBerry 7130v
-
Rp. 430,000,-
BlackBerry 8700c
-
Rp. 590,000,-
BlackBerry 8707v
-
Rp. 410,000,-
BlackBerry 8800
-
Rp. 510,000,-
BlackBerry 8820
-
Rp. 710,000,-
BlackBerry 8830 World Edition
-
Rp. 610,000,-
BlackBerry Storm 9500
-
Rp. 1,200,000,-
BlackBerry Storm 9530
-
Rp. 1,210,000,-
BlackBerry Storm2 9520
-
Rp. 1,460,000,-
BlackBerry Storm2 9550
-
Rp. 1,510,000,-
BlackBerry Pearl 8100
-duniakita.info
Rp. 540,000,-
BlackBerry Pearl 8110
-
Rp. 710,000,-
BlackBerry Pearl 3G 9100
-
Rp. 1,600,000,-
BlackBerry Pearl 3G 9105
Rp. 1,940,000,-
Rp. 1,300,000,-
BlackBerry Torch 9800
Rp. 3,560,000,-
Rp. 2,810,000,-
BlackBerry Torch 9810
Rp. 4,700,000,-
Rp. 3,500,000,-
BlackBerry Torch 9850
Rp. 3,750,000,-
Rp. 3,150,000,-
BlackBerry Torch 9860 Monza
Rp. 3,500,000,-
Rp. 2,700,000,-
BlackBerry Javelin 8900
-
Rp. 1,210,000,-
BlackBerry Tour 9630
-
Rp. 1,420,000,-
BlackBerry 4G PlayBook HSPA+
Rp. 3,060,000,-
-
BlackBerry Style 9670
Rp. 2,260,000,-
Rp. 1,630,000,-
BlackBerry Porsche Design P9981
Rp. 18,050,000,-
-