Pages

Subscribe:

.

1 Januari 2013

AIR untuk semuanya

Menjalani hidup seperti air mengalir, mengikuti sunnatullah. Air adalah sebentuk zat yang melambangkan kebijakan yang menyeluruh. Air awalnya adalah sebuah kesejukan. Ia membuat bumi subur, oleh karenanya tetumbuhanpun mampu menghijaukan mayapada, dan memakmurkan penghuninya. Ketika air menggenangi sebuah cekungan, maka akan banyak makhluk yang tinggal di sana.

Direndalah sebuah jaring kehidupan. Jika cekungan tersebut telah penuh, maka air akan mengutus sebagian dari mereka untuk membagi kebahagiaan, maka mengalirlah ia, membuat sebuah aliran sungai. Lagi-lagi segenap makhluk menikmatinya.

Sungai mengalir ke laut, dan lautlah tempat berlaksa kekayaan bertaburan. Air telah menjadikan dirinya selimut yang melindungi kekayaan itu, sekaligus ruang yang menopang segenap detak kehidupan. Dan air juga bijaksana, Karena ia selalu menyebar dengan merata kepada siapapun yang membutuhkannya. Air adalah contoh keadilan sejati. Allah telah mengajarkan kita dengan sangat indahnya.

Air juga sangat teguh, ketika aliran air tidak menemukan jalan untuk berbagi kenikmatan, ia akan menerabas celah-celah diantara batu. Ia akan terus dan terus mencari jalan itu. Sampai bertemu. Jikapun jalan tidak ia temui, maka ia akan menguap keudara, terbang ke langit, menjelmalah awan yang tertiup angin, dan menurunkan hujan disebuah tanah yang gersang.

Air juga tangguh, ketika kobaran api melantakkan segalanya, air membuatnya padam dengan kesejukan. Air juga sabar, ketika batu-batu membuat tanah gersang, hujan membuatnya lapuk dengan cucurannya. Proses itu memakan waktu yang cukup lama.

Terkadang air juga bisa kejam, jika makhluk mulai ber ulah, maka menjelmalah banjir karena ulah makhluk itu sendiri. Air menciptakan riak yang sangat indah, penuh nuansa alami yang memberikan kedamaian. Air begitu menyejukkan hingga ke relung hati menembus kesukma yang paling dalam dengannya kemarahan sebesar apapun akan hilang dengan sendirinya. Air begitu tenang, mengalir dan terus mengalir sesuai sunnatullah.

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah)
bagi kaum yang memikirkan (Al-Baqarah: 164).

0 komentar:

Posting Komentar