Menjalani
hidup seperti air mengalir, mengikuti sunnatullah. Air adalah sebentuk
zat yang melambangkan kebijakan yang menyeluruh. Air awalnya adalah
sebuah kesejukan. Ia membuat bumi subur, oleh karenanya tetumbuhanpun
mampu menghijaukan mayapada, dan memakmurkan penghuninya. Ketika air
menggenangi sebuah cekungan, maka akan banyak makhluk yang tinggal di
sana.
Direndalah sebuah jaring
kehidupan. Jika cekungan tersebut telah penuh, maka air akan mengutus
sebagian dari mereka untuk membagi kebahagiaan, maka mengalirlah ia,
membuat sebuah aliran sungai. Lagi-lagi segenap makhluk menikmatinya.
Sungai mengalir ke laut, dan lautlah tempat berlaksa kekayaan
bertaburan. Air telah menjadikan dirinya selimut yang melindungi
kekayaan itu, sekaligus ruang yang menopang segenap detak kehidupan. Dan
air juga bijaksana, Karena ia selalu menyebar dengan merata kepada
siapapun yang membutuhkannya. Air adalah contoh keadilan sejati. Allah
telah mengajarkan kita dengan sangat indahnya.
Air juga sangat
teguh, ketika aliran air tidak menemukan jalan untuk berbagi kenikmatan,
ia akan menerabas celah-celah diantara batu. Ia akan terus dan terus
mencari jalan itu. Sampai bertemu. Jikapun jalan tidak ia temui, maka ia
akan menguap keudara, terbang ke langit, menjelmalah awan yang tertiup
angin, dan menurunkan hujan disebuah tanah yang gersang.
Air
juga tangguh, ketika kobaran api melantakkan segalanya, air membuatnya
padam dengan kesejukan. Air juga sabar, ketika batu-batu membuat tanah
gersang, hujan membuatnya lapuk dengan cucurannya. Proses itu memakan
waktu yang cukup lama.
Terkadang air juga bisa kejam, jika
makhluk mulai ber ulah, maka menjelmalah banjir karena ulah makhluk itu
sendiri. Air menciptakan riak yang sangat indah, penuh nuansa alami yang
memberikan kedamaian. Air begitu menyejukkan hingga ke relung hati
menembus kesukma yang paling dalam dengannya kemarahan sebesar apapun
akan hilang dengan sendirinya. Air begitu tenang, mengalir dan terus
mengalir sesuai sunnatullah.
Sesungguhnya dalam penciptaan
langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang
berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang
Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan
bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis
hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit
dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah)
bagi kaum yang memikirkan (Al-Baqarah: 164).
1 Januari 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar